Kegiatan Mini Lokakarya Kecamatan Tarakan Timur Kamis 13 Agustus 2026 diselenggarakan Balai KB Kec.Tarakan Timur

Mini lokakarya merupakan bagian penting dalam pelaksanaan advokasi serta kegiatan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) Program Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) yang dilaksanakan dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan budaya lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman, komitmen, dan peran lintas sektor serta tokoh masyarakat dalam mendukung program PPKB agar dapat diterima dan dilaksanakan secara efektif di tengah masyarakat.

Pelaksanaan mini lokakarya dilakukan melalui forum pertemuan yang melibatkan pemerintah kecamatan/desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader KB, serta mitra kerja terkait. Dalam kegiatan ini disampaikan materi advokasi dan KIE mengenai pengendalian penduduk, pentingnya keluarga berencana, pendewasaan usia perkawinan, serta pembinaan ketahanan keluarga, dengan pendekatan bahasa dan contoh yang selaras dengan adat istiadat dan norma sosial setempat.

Melalui diskusi interaktif dan tukar pendapat, peserta mini lokakarya diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, serta kearifan lokal yang dapat dijadikan sarana pendukung pelaksanaan program KB di masyarakat. Pendekatan ini bertujuan untuk menghilangkan stigma dan miskonsepsi terhadap program KB, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam upaya pengendalian penduduk.

Hasil dari pelaksanaan mini lokakarya ini antara lain meningkatnya pemahaman dan dukungan lintas sektor terhadap program PPKB, terbangunnya kesepakatan bersama dalam menyampaikan pesan KIE yang sesuai dengan budaya lokal, serta tersusunnya rencana tindak lanjut berupa sosialisasi dan pendampingan berkelanjutan di tingkat desa/kelurahan. Dengan demikian, pelaksanaan advokasi KIE pengendalian penduduk dan KB dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan diterima secara luas oleh masyarakat.

Dilaksanakan pada Kamis 13 Agustus 2026 diselenggarakan Balai KB Kec.Tarakan Timur. Pembahasan tentang pencegahan pernikahan dini (anak); pendampingan kader TPK dalam pembuatan pelaporan; serta teknik pendistribusian MBG buat bumil, balita dan lansia yang dihadiri oleh kader IMP dan sub kader IMP; kader TPK.














Berita Setelahnya Berita Sebelumnya